9 Kasus Pelanggaran HAM Di Indonesia Yang Dilengkapi Dengan Gambar dan Penjelasannya

Kasus Pelanggaran HAM Di Indonesia Hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara, baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, mambatasi dan atau mencabut HAM seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. 

Pelanggaran HAM disebabkan karena manusia lebih mengedepankan hak dari pada kewajiban asasinya. pernahkah kalian mendengar atau membaca berita tentang Kasus Pelanggaran HAM di Indonesai? tentu saja bila kalian mengikuti berita dari media elektronik atau media cetak, sangat sering kita dengar.  Terdapat peristiwa-peristiwa lain yang dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia, diantaranya sebagai berikut

9 Kasus Pelanggaran HAM Di Indonesia Yang Dilengkapi Dengan Gambar dan Penjelasannya

1). Kasus Pembunuhan Munir

Kasus Pembunuhan Munir


Munir Said Thalib bukan sembarang orang, dia adalah aktifis HAM yang pernah menangani kasus pelanggaran HAM di Indonesia . Munir lahir di Malang, tanggal 8 Desember 1965. Munir pernah menangani kasus pelanggaran HAM di indonesia, seperti kasus pembunuhan Marsinah, Kasus Timor-timur, dan masih banyak lagi. Munir meninggal pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia, ketika ia sedang melakukan perjanjian menuju Amsterdam, Belanda.

2). Pembunuhan Aktifis Buruh Wanita, Marsinah

Pembunuhan Aktifis Buruh Wanita, Marsinah


Marsinah merupakan salah satu buruh yang bekerja di PT. Catur Putra Surya (CPS) yang terletak di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Masalah muncul, ketika Marsinah bersama dengan teman-teman sesama buruh dari PT. CPS menggelar unjuk rasa, mereka menuntut untuk menaikkan upah buruh pada tanggal 3 dan 4 Mei 1993. Dia aktif, dalam aksi unjuk rasa buruh. Masalah memuncak ketika Marsinah menghilang dan tidak di ketahui oleh rekannya, dan sampai akhirnya pada tanggal 8 Mei 1993, Marsinah ditemukan meninggal dunia. Mayatnya ditemukan di sebuah hutan di Dusun Jegong, Kecamatan Wilangan, Nganjuk, Jawa Timur dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat. Menurut hasil otopsi, diketahui bahwa Marsinah meninggal karena penganiayaan berat.

3). Penculikan Aktivis Tahun 1997/1998

 

Penculikan Aktivis Tahun 1997/1998

Salah satu kasus pelanggaran HAM di indonesia, yaitu kasus Penculikan Aktivis Tahun 1997/1998. Kasus penculikan dan penghilangan secara paksa para aktivis pro-demokrasi, sekitar 23 aktivis prodemokrasi di culik.

4). Penembakan Mahasiswa Trisakti

Penembakan Mahasiswa Trisakti


Penembakan Mahasiswa Trisakti merupakan salah satu kasus penembakan kepada para mahasiswa Trisaksi yang sedang berdemonstari oleh para anggota polisi dan Militer. Bermula, ketika mahasiswa-mahasiswa Universitas Trisakti sedang melakukan demonstrasi setelah Indonesia mengalami krisis Finansial Asia pata tahun 1997 menuntut Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. Peristiwa tersebut dikenal dengan Tragedi Trisakti.

5). Pembantaian Santa Cruz/Insiden Dili

 

Pembantaian Santa Cruz/Insiden Dili

 

Kasus tersebut masuk dalam catatan kasus pelanggaran HAM yang ada di indonesai, yaitu  pembantaian yang dilakukan oleh militer atau anggota TNI dengan menembak warga sipil di Pemakaman Santa Cruz, Dili, Timor-Timur pada tanggal 12 November 1997.

6). Peristiwa Tanjung Priok Tahun 1984

Peristiwa Tanjung Priok Tahun 1984


Bermula ketika warga sekitar Tanjung Priok, Jakarta Utara melakukan demonstrasi , beserta kerusuhan yang mengakibatkan bentrok, antara warga dengan kepolisian dan anggota TNI yang mengakibatkan sebagian warga tewas dan luka-luka. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 12 September 1984.


7). Pembantaian Rawagede

Pembantaian Rawagede

Peristiwa tersebut merupakan kasus pelanggaran HAM yang ada di indonesia , karena kasus tersebut berupa penembakan beserta pembunuhan terhadap penduduk kampung Rawagede ( sekarang Desa Balongsari, Rawamerta, Karawang, Jawa Barat) oleh tentara  Belanda pada tanggal 9 Desember 1947 diiringi dengan melakuannya agresi Militer Belanda I. Puluhan warga sipil terbunuh oleh tentara Belanda yang kebanyakan dibunuh, tanpa alasan yang jelas.

8). Pembantaian Massal Komunis tahun 1965

 
Pembantaian Massal Komunis tahun 1965

Pembantaian tersebut merupakan peristiwa pembunuhan dan penyiksaan terhadap orang yang dituduh sebagai anggota komunis di Indonesia yang pada saat itu Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu partai komunis tersebar di dunia dengan anggotanya yang berjumlah jutaan.




9). Penembakan Misterius (Petrus)

Penembakan Misterius (Petrus)

Diantara tahun 1982-1985, peristiwa ini dimulai terjadi. Petrus adalah sebuah peristiwa penculikan, Penganiayaan, dan Penembakan terhadap para preman yang sering menggangguketertipan masyarakat. Pelakunya adalah aparat kepolisian yang menyamar ( tidak memakai seragam ).

10). Peristiwa Talangsari

Peristiwa Talangsari pada tanggal 7 Februari 1989. Dalam kasus ini 27 orang tewas. Sekitar 173 orang ditangkap, namun yang sampai ke pengadilan 23 orang.

11). Peristiwa Talangsari

Tragedi Semanggi I pada tanggal 13 November 1998. Dalam kasus ini lima orang tewas. Kemudian terjadi lagi tragedi Semanggi II pada tanggal 24 September 1999 yang memakan lima orang korban meninggal.

Sebagai bangsa Indonesia, tentu saja kita sangat menyesalkan terjadinya pelanggaran HAM di indonesia sebagaimana dicontohkan pada postingan di atas. Tindakan itu melanggar nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana sudah digariskan dalam Pancasila. Tidak hanya itu, penculikan juga tidak dibenarkan oleh ajaran agama apapun, serta dapat merusak persatuan, kedamaian dan keadilan yang menjadi hak setiap manusia.

Seorang siswa di SMKN 1 Purwodadi yang mengambil jurusan MM. Hobi menulis dan sangat menggemari dunia web, desain dan internet.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »